Palu – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Buka Puasa Bersama “Sulteng Nambaso” yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama unsur TNI-Polri dan masyarakat, Jumat 06/03/2026 sore, di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh kehangatan. Puluhan ribu masyarakat memadati halaman kantor gubernur hingga sepanjang Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, untuk mengikuti buka puasa bersama yang menjadi ajang silaturahmi besar antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, pelajar, serta masyarakat umum.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido, mantan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan Rusdy Mastura, Ketua Utama Alkhairaat Habib Alwi bin Saggaf bin Muhammad Aljufri, Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Dr Helmi Kwarta Putra Rauf, Pangdam Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, unsur Forkopimda, serta para pejabat daerah lainnya.
Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Sulawesi Tengah melalui silaturahmi yang hangat di bulan suci Ramadan.
Selain itu, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkoba kepada sekitar 5.700 siswa-siswi SMA dan SMK se-Kota Palu yang digelar bersama Polda Sulawesi Tengah sebagai langkah preventif dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Sementara itu, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr Endi Sutendi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama “Sulteng Nambaso” memiliki filosofi yang sangat baik dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang besar, hebat, dan luar biasa.
Menurutnya, ciri daerah yang besar dan hebat adalah adanya kekompakan, kebersamaan, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Dengan bersatunya semua unsur, baik pemerintah daerah, TNI-Polri, masyarakat, pelajar, tokoh masyarakat maupun ulama dalam kegiatan ini, tentu menjadi hal yang sangat positif untuk membangun Sulawesi Tengah yang lebih baik,” ujarnya.
Kapolda juga mengapresiasi masyarakat Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu yang mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci Ramadan.
Ia mengungkapkan bahwa sejak awal Ramadan hingga saat ini dirinya belum mendengar adanya suara petasan maupun kejadian tawuran yang kerap terjadi di beberapa daerah lain.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu. Selama bulan Ramadan ini situasi sangat kondusif. Saya belum mendengar adanya petasan maupun tawuran antar kelompok. Ini harus kita pertahankan agar suasana Ramadan tetap sejuk dan damai,” kata Kapolda.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga menyampaikan pesan dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tengah agar seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi bahaya narkoba.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya antara Polda Sulawesi Tengah dan Komisi III DPR RI, diketahui bahwa Sulawesi Tengah termasuk dalam tiga besar daerah dengan tingkat pengguna narkoba tertinggi di Indonesia.
“Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, sesuai pesan dari Kepala BNN Sulawesi Tengah, mari kita jauhi narkoba dan bersama-sama berjuang agar Sulawesi Tengah bisa bebas dari narkoba,” tegasnya.
Kapolda berharap dengan semangat kebersamaan dan niat yang tulus di bulan suci Ramadan, seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga keamanan serta mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
“Dengan situasi kamtibmas yang kondusif, InsyaAllah pembangunan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu, dapat berjalan dengan baik. Program-program Bapak Gubernur yang luar biasa tentu akan bisa terwujud demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tengah,” pungkasnya.
(Red/Rezha LDD)

















Tinggalkan Balasan