Jakarta – Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H., M.Hum., menegaskan komitmen Polri bersama seluruh pemangku kepentingan untuk memaksimalkan kelancaran arus mudik Lebaran. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
Hal tersebut disampaikan Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat meninjau Pos Terpadu KM 57, wilayah hukum Polda Jawa Barat, pada Senin (16/3/2026) malam. Kunjungan ini dilakukan guna memastikan seluruh personel di lapangan bekerja optimal dalam mengawal pergerakan pemudik.
Berdasarkan pantauan terkini, Kakorlantas menyebut kondisi lalu lintas masih terkendali meski volume kendaraan mulai meningkat di sejumlah ruas jalan utama. Sebelumnya, ia juga mendampingi Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., meninjau kesiapan pengamanan di wilayah Jawa Tengah dan Pos Terpadu Kalikangkung.
“Operasi Ketupat tahun ini dikendalikan langsung oleh Bapak Kapolri untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan arus mudik dan balik berjalan dengan baik,” ujar Kakorlantas.
Data menunjukkan tren peningkatan kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju Trans Jawa, Banten, hingga Sumatra. Dari proyeksi sekitar 3,5 juta kendaraan, tercatat baru sekitar 28 persen yang sudah keluar dari wilayah Jakarta.
“Kami masih mengelola sekitar 72 persen sisa kendaraan yang diprediksi akan menyusul. Namun, kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan Surat Keputusan Bersama (SKB) pemerintah sangat membantu mendistribusikan keberangkatan masyarakat agar tidak menumpuk di satu waktu,” tambahnya.
Dalam tinjauan tersebut, Kakorlantas juga memberikan apresiasi khusus kepada Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan yang memantau langsung situasi dengan menginap di Pos Terpadu Rest Area KM 57. Langkah ini dianggap strategis dalam mengelola aliran kendaraan yang melintasi Jawa Barat menuju Jawa Tengah secara real-time.
(Red/Rezha LDD)

















Tinggalkan Balasan