Gorontalo, – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., memastikan seluruh layanan di Pos Terpadu Operasi Ketupat Otanaha 2026 tetap siaga mengamankan aktivitas masyarakat hingga H+7 Idul Fitri. Hal ini ditegaskan Widodo saat meninjau langsung kesiapan personel di sejumlah titik strategis, Minggu (22/3).

Irjen Pol. Widodo menjelaskan bahwa pos terpadu ini dirancang dengan konsep kolaboratif yang melibatkan personel TNI, Dinas Kesehatan, pramuka, hingga penyediaan fasilitas unik seperti tukang pijat bagi pemudik yang kelelahan. Selain pengamanan lalu lintas, pos ini juga menyediakan layanan pemeriksaan tensi darah dan kesehatan darurat secara gratis.

“Kami ingin memastikan kesiapan pelayanan berjalan lancar. Seluruh pos akan tetap siaga hingga H+7, terutama untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas warga di pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan pusat keramaian lainnya,” ujar Kapolda.

Memasuki H+6 lebaran, tren mobilitas masyarakat di Gorontalo mulai meningkat. Kapolda menekankan bahwa fokus pengamanan selanjutnya akan dipusatkan pada perayaan Lebaran Ketupat. Personel di setiap Polres diwajibkan memantau titik-titik rawan kemacetan serta lokasi berkumpulnya warga guna menjaga ketertiban.

Terkait dengan pengamanan lebaran ketupat, kehadiran dan fungsi Pos terpadu yang telah disiapkan di seluruh wilayah hukum Polres jajaran ini memiliki fungsi vital.

Petugas berkewajiban memantau arus lalu lintas, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, tempat wisata, hingga lokasi-lokasi rawan kemacetan yang diprediksi akan dipadati pengunjung.

Hingga saat ini, situasi keamanan di Provinsi Gorontalo dilaporkan sangat kondusif tanpa adanya kejadian menonjol. Kapolda mengimbau masyarakat untuk terus bekerja sama menjaga konduktivitas agar seluruh rangkaian perayaan hari raya berjalan aman dan terkendali.

“Alhamdulillah, situasi sejauh ini aman terkendali. Kami mengajak masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban agar semua bisa merayakan lebaran dengan tenang dan bahagia,” tutupnya.

(Red)