JAKARTA, Tidak Bisa di Pungkiri Laju Perkembangan Perkumpulan Wartawan Fast Respon (PW FRN) Counter Polri , tidak bisa di Pungkiri, karena didalam Organisasi PW FRN 99,9 Persen Wartawan yang mengetahui Perkembangan Informasi Polisi Setiap Detik.
Organisasi FRN dilahirkan Penuh dengan Ritual Leluhur 23 Tahun ini, dilakukan Turunan Brawijaya V Dari Garis Raden Patah dan Adipati Yunus ini, terakhir menerima informasi terkait Adanya Oknum Polisi Lakukan Penembakan Warga Sipil, yang diduga Begal Meresahkan Masyarakat, terjadi di Lampung Sumatra, termasuk Penangkapan Diduga Oknum Polisi Pengedar Narkoba di Polres Tanjung Perak.
Ketua Umum PW FRN Counter Polri Raden Mas MH Agus Rugiarto SH disapa Agus Flourze yang juga Pengacara ini menjelaskan kepada Awak Media Sabtu (7/12), Tingkat Terbesar Laporan Organisasi FRN adalah terkait Penembakan Polisi dan Oknum Polisi diduga Pengedar Narkoba.
” Biasanya kita dapat Laporan, baik dari Wartawan dan Intelijen , Waktunya 2-3 Jam Kejadian, contoh saja Kasus Ferdy Sambo 2 Jam Setelah Penembakan kita sudah dapat, dan kasus penembakan lainnya, termasuk dibeberapa tempat kemarin,” ujarnya.
Selain itu terkait Kasus Oknum Polisi di OTT KPK , Belum ramai , diketahui media, informasinya sudah diketahui FRN.
” Biasanya saya cek in ricek dulu, baru saya buka kepublik,” ujarnya.
TIM

















Tinggalkan Balasan