Gorontalo,

Sebenarnya Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Agus Flores, sudah Monitor, dari bulan April 2026, Pernyataan Anggota Komisi 3 DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, S.E. terkait Peredaraan Narkoba Di Lapas Bali.
” Saat itu saya masih sibuk, urusan Tambang Ilegal Keluhan Gubernur Sulteng, soal Tambang Ilegal dimana mana, setelah Dibersihkan Atas Perintah KAPOLRI, Saya Fokus Bali, Terkait Narkoba di Pulau Dewata,”

Menurut Agus, Hanya berselang 3 Hari membuat Laporan Informasi (LI), Menteri Imipas Jendral Pol. Drs H. Agus Andrianto SH dan dibantu Kepala BNN Pusat, Komjen Pol Suyudi A. Seto, tak berpikir panjang Langsung Turun Bersihkan Lapas Bali.

“Laporan Masyarakat ke saya, hari rabu, kamis kami susun LI Bersama Sekjen dan Waketum, jumat kami serahkan, karena waktu itu Jumat libur panjang, Senin Baru Bergerak Pak Menteri dan BNN Pusat, mulai dari mata mata bergerakan didalam lapas, sampai penyergapan,” tegas Agus Flores, Rabu (27/5) dikediamannya, saat berdiskusi Dengan Wartawan .

Aguspun, Mengatakan Dirinya Tidak mau Terluka melihat 2 Jendral itu, dihujani Komisi 3 DPR RI, soal Peredaran Narkoba Di Lapas Bali.

” Sampai Jakarta, saya kumpul Sekjen dan Waketum, untuk merencanakan Ke Bali, saya pikir lagi saat itu, kan saya dekat dengan Pak Menteri dan Kepala BNN, ngapain Ke Bali, saya buat aja LI ke Mereka,Alhamdulilah ditanggapi Serius, tanpa pikir lama lagi,” tegas Raden Mas Agus ini.

Lanjut Agus, Selama ini dilukai 2 Jendralnya itu, Sudah Terbayar. Bahkan kehebatan 2 Jendral itu dapat Pujian dari Masyarakat Bali.

Diakhir cerita kepada Wartawan, kalau mau loyal, jangan mulut bertindak, tapi gerakan membantu mereka berprestasi tanpa pamrih, itu akan dikenang seumur hidup.

“Saya Sudah Capek Memperkeruh saya dengan Jendral, tapi kalau kita berprestasi, itu lebih mereka sayangi,” lanjut Turunan Bangsawan Merakyat ini.

_Onal Gorontalo_