Palembang – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan secara resmi meluncurkan ajang lari tingkat nasional bertajuk Sumsel Bhayangkara Run 2026. Agenda berskala besar ini digelar dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus menjadi motor penggerak budaya hidup sehat, promosi pariwisata daerah, dan stimulus pertumbuhan ekonomi lokal.
Peluncuran (launching) acara berlangsung meriah di Lapangan Komplek Pakri, Palembang, pada Jumat (29/5/2026). Prosesi peresmian dipimpin langsung oleh Kapolda Sumsel, didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel, unsur Forkopimda, komunitas pelari, mitra strategis, serta berbagai elemen masyarakat.
Secara simbolis, peresmian acara ditandai dengan pelepasan balon udara oleh Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sumsel. Kemeriahan berlanjut dengan prosesi flag-off oleh Kapolda beserta Wakapolda Sumsel yang menandai kesiapan penuh wilayah ini sebagai tuan rumah.
Ajang lari nasional ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026. Mengambil titik start dan finis di kawasan ikonik Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, panitia menargetkan sebanyak 5.000 pelari dari berbagai penjuru Indonesia akan ambil bagian dalam program unggulan Hari Bhayangkara tahun ini.
Sinergi Olahraga dan Promosi Wisata
Selain menjadi arena kompetisi olahraga, Sumsel Bhayangkara Run 2026 dirancang sebagai sarana efektif mempromosikan destinasi wisata Bumi Sriwijaya. Sepanjang rute, para peserta akan melintasi sejumlah ikon kebanggaan Kota Palembang, mulai dari kemegahan Jembatan Ampera, kawasan Mapolda Sumsel, hingga fasilitas olahraga bertaraf internasional di Jakabaring.
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa Sumsel Bhayangkara Run 2026 merupakan wujud nyata transformasi Polri yang semakin dekat dengan masyarakat melalui pendekatan olahraga, kesehatan, dan kebersamaan.
“Sumsel Bhayangkara Run bukan sekadar perlombaan lari. Ini adalah ruang kebersamaan antara Polri dan masyarakat dalam merayakan Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk datang ke Palembang, menikmati keindahan Bumi Sriwijaya, membangun budaya hidup sehat, sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebangsaan,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.
Lebih lanjut Kapolda, menekankan penyelenggaraan kegiatan tersebut juga sejalan dengan kebijakan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui transformasi Polri Presisi yang mendorong kehadiran institusi kepolisian tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dampak Ekonomi dan Kesiapan Jalur
Kehadiran ribuan peserta beserta pendamping dari berbagai daerah diproyeksikan membawa dampak positif (multiplier effect) yang signifikan bagi perekonomian lokal. Sektor perhotelan, transportasi, kuliner, pelaku UMKM, hingga objek wisata di Kota Palembang dipastikan akan merasakan lonjakan keterisian dan omzet.
Untuk menjaring antusiasme peserta, pihak panitia telah menyiapkan total hadiah bernilai ratusan juta rupiah. Selain podium juara untuk setiap kategori, beragam doorprize menarik seperti kendaraan bermotor dan perangkat elektronik juga akan dibagikan melalui sistem undian.
Kompetisi ini sendiri membuka tiga kategori perlombaan, yaitu rute 5 Kilometer (5K), 10 Kilometer (10K), dan 21 Kilometer (21K/half marathon). Ketua Panitia Sumsel Bhayangkara Run 2026 sekaligus Dirsamapta Polda Sumsel, Kombes Pol. M. Rendra Salipu, menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kenyamanan pelari menjadi prioritas paling utama.
”Kami telah mematangkan persiapan untuk hari pelaksanaan. Mulai dari rekayasa lalu lintas yang aman saat melintasi Jembatan Ampera, hingga penempatan titik water station dan kesiagaan tim medis di sepanjang rute. Fokus kami adalah memastikan kelancaran acara sekaligus menjamin keselamatan pelari hingga garis finish,” jelas Kombes Pol. Rendra.
Ruang Inklusif Bersama Masyarakat
Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk perayaan Hari Bhayangkara yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas.
“Melalui event lari ini, kita ingin menghadirkan ruang yang sehat dan membangun kebersamaan. Ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi tentang mempererat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat serta memperkenalkan potensi Sumatera Selatan ke kancah nasional,” pungkas Kombes Pol Nandang.
Polda Sumsel memastikan seluruh tahapan persiapan hingga hari pelaksanaan akan dilakukan secara profesional dengan mengutamakan manajemen penyelenggaraan yang akuntabel, kualitas pelayanan prima, serta keamanan rute yang maksimal. Ajang ini diharapkan menjadi simbol sinergi dan harmoni yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dalam bergerak bersama menyebarkan semangat positif.
(Red/Rezha LDD)

















Tinggalkan Balasan