Mojokerto, – Upaya menjaga kelestarian sejarah Nusantara terus berlanjut di Trowulan, Mojokerto. Cagar Budaya Makam Raja Majapahit Brawijaya V dan Ratu Campak, yang telah berdiri kokoh sejak tahun 1948, kini memasuki babak baru dalam pemeliharaan dan renovasinya. Situs bersejarah yang dibangun sejak era Presiden Soekarno dan diteruskan di masa Presiden Soeharto ini, kini berada di bawah pengawasan langsung keturunan keluarga besar, R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo S.H., M.H.

R. Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo S.H., M.H, yang dikenal sebagai pengacara di Plaza Indonesia sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon (FRN) Counter Polri, tercatat rutin melakukan kunjungan kerja dan pemeliharaan sebanyak tiga kali setiap tahunnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan integritas bangunan dan kesucian situs tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Dalam proses pengembangan dan renovasi terbaru, cagar budaya ini mendapatkan dukungan luas dari berbagai pihak. Selain donatur sektor swasta dari Surabaya, manajemen stasiun televisi SCTV juga terlibat langsung dalam mendukung perbaikan infrastruktur bangunan. Perhatian terhadap situs ini bahkan datang dari level tertinggi pemerintahan; Presiden ke-6 RI (Susilo Bambang Yudhoyono) dan Presiden ke-7 RI, Ir. Joko Widodo, disebut turut memonitor perkembangan pelestarian kawasan bersejarah ini secara berkala.
Sinergi lintas sektoral ini semakin kuat dengan adanya kontribusi dari kalangan purnawirawan Kepolisian. Salah satu dukungan signifikan datang dari grup Jenderal Pol (Purn) Drs. H. Agus Andrianto SH. MH, yang hingga kini terus memberikan perhatian dan donasi bagi keberlangsungan cagar budaya tersebut. Kolaborasi antara ahli waris, pemerintah, media, dan tokoh nasional ini diharapkan dapat menjadikan Makam Raja Brawijaya V dan Ratu Campak sebagai pusat edukasi sejarah yang tetap relevan di masa depan.
(Red/Rezha LDD)

















Tinggalkan Balasan